Mahasiswa Biosains Hewan Raih Juara Harapan I lewat Gagasan Peternakan Presisi Berkelanjutan
Surabaya, 18 Mei 2026. Tim Biosains Hewan kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Mahasiswa yang diwakili oleh Sava, Maria, dan Windu bersama dosen pendamping Dr. Rizka berhasil meraih Juara Harapan I dalam ajang LKTI Sebelas Maret Animal Science Competition (SEMARAC) 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Peternakan Universitas Sebelas Maret, Surakarta pada Senin, 18 Mei 2026. Kompetisi Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) SEMARAC merupakan ajang bergengsi yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk mempresentasikan gagasan inovatif di bidang peternakan dan biosains hewan. Pada kesempatan ini, Tim Biosains Hewan mengangkat judul “Inovasi Sistem Peternakan Presisi Berbasis Ekonomi Sirkular Melalui Maggot Based Integrated Circular System (IMCS)” Karya ilmiah tersebut menawarkan konsep sistem peternakan terintegrasi yang mengoptimalkan prinsip ekonomi sirkular melalui pemanfaatan maggot (larva Black Soldier Fly) sebagai agen biokonversi limbah organik. Dalam sistem Integrated Maggot Circular System (IMCS), limbah peternakan dan limbah organik diolah menjadi pakan alternatif bernilai tinggi, sehingga mengurangi pencemaran lingkungan, meningkatkan efisiensi biaya produksi pakan, dan mendukung ketahanan pakan berkelanjutan. Pendekatan ini juga mengintegrasikan teknologi peternakan presisi untuk meningkatkan efisiensi produksi, monitoring performa ternak, serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Program Studi Biosains Hewan mampu menghadirkan solusi inovatif dan aplikatif dalam menjawab tantangan industri peternakan modern. Keberhasilan ini sekaligus memperkuat komitmen program studi dalam mencetak lulusan yang tangguh, adaptif, inovatif, dan kolaboratif di bidang biosains hewan berbasis keberlanjutan.
Narator: Heni
Editor : Tim Media Biosains Hewan
Narator: Heni
Editor : Tim Media Biosains Hewan