Kegiatan tersebut ditujukan kepada para santri sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam pengelolaan usaha peternakan, khususnya pada aspek formulasi dan pembuatan pakan puyuh. Pakan merupakan salah satu komponen utama dalam biaya produksi budidaya puyuh sehingga kemampuan membuat pakan secara mandiri diharapkan dapat membantu menekan biaya sekaligus meningkatkan efisiensi usaha. Melalui pelatihan ini, para santri tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktis mengenai proses penyusunan dan pembuatan pakan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membekali santri dengan keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung dalam kegiatan budidaya puyuh di lingkungan pesantren.
Kegiatan PkM ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi dan pengembangan kewirausahaan berbasis peternakan di lingkungan pondok pesantren. Dengan memanfaatkan potensi sumber daya yang tersedia serta meningkatkan keterampilan santri, usaha budidaya puyuh diharapkan dapat berkembang menjadi kegiatan produktif yang memberikan manfaat ekonomi bagi pesantren.
Selain aspek ekonomi, pelatihan ini turut memperkenalkan pentingnya pengelolaan usaha peternakan yang efisien dan berkelanjutan. Pengetahuan mengenai pakan diharapkan menjadi salah satu fondasi bagi santri untuk mengembangkan usaha peternakan secara lebih mandiri, sehingga tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga pada efisiensi biaya dan keberlanjutan usaha.
Melalui kegiatan tersebut, Program Studi S1 Biosains Hewan UNESA menegaskan perannya dalam menjembatani pengetahuan akademik dengan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pondok pesantren diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai program inovatif yang memberikan dampak nyata, khususnya dalam penguatan keterampilan, kewirausahaan, dan ketahanan ekonomi masyarakat.
Dengan ilmu, keterampilan, dan semangat kewirausahaan, santri diharapkan mampu menjadi generasi yang tidak hanya terampil dalam mengelola usaha peternakan, tetapi juga mampu menciptakan peluang ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan.